screenshot-www facebook com 2016-01-27 13-56-37
Saya setuju dengan argumen teman saya ini, senior lebih tepatnya, gak salah kalo dia pernah diliput beberapa stasiun tv berkaitan dengan petisi yang dia buat untuk bpjs dulu. Saya bangga.

Telkom mulai hari ini memblokir layanan netflix, dimana alasannya adalah netflix belum mengikuti regulasi yang ada di indonesia. Netflix harus berbadan hukum sendiri atau bekerjasama dengan operator lokal, dalam hal ini telkom mengisyaratkan agar netflix bekerjasama dengan mereka. Memang benar dan itu sudah diatur oleh undang-undang no 11 Tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik, makanya facebook, twitter sampai google pun membuka kantor di indonesia agar layanannya tetap dapat diakses.

Selain itu telkom juga beralasan bahwa ada konten pornografi dalam layanan netflix, dan netflix tidak diproses oleh lembaga sensor film indonesia. Tapi agak ribet jika harus melalui proses sensor terlebih dahulu, karena ada sangat banyak layanan yang diberikan netflix, menambah-nambah pekerjaan menurut saya, lagian netflix memang ada fitur parental control seperti kata teman saya itu.

Apakah telkom merasa tersaingi? saya rasa terlalu dini untuk mengatakan itu, untuk mendaftar netflix kita harus mempunyai kartu kredit. Berapa orang sih yang punya kartu kredit di indonesia? lumayan banyak memang, tapi dari jumlah itu, berapa orang sih yang mau berlangganan netflix? Saya rasa netflix belum bisa jadi saingan telkom yang sudah jadi raja dari sabang sampai merauke.

Tapi, kehadiran netflix sbenarnya memang baik di indonesia, paling tidak bisa mengurangi masyarakat indonesia buat donwload film secara ilegal. Apalagi promonya kita diberikan 1 bulan gratisan, tapi saya sedih karena sudah tidak bisa mengakses lagi, karena internet di kostan pake telkom. Mau tidak mau netflix harus ikut aturan di indonesia kalo tetep pengen eksis, seperti kata pepatah dimana bumi dipijak, disitu langit dijunjung.